Jamaat Ahmadiyah menegaskan bahwa sejauh ini 94 Ahmadi telah syahid dalam serangan teroris yang terjadi di Lahore pada Jum'at 28/5/2010 lalu. Beberapa media, terutama di Pakistan salah mengklaim bahwa korban kurang dari sembilan puluh empat orang. Selain itu, jumlah orang yang cedera serius lebih dari 125 jiwa.
Secara detail, 27 orang meninggal di Masjid Baitul Nur di Model Town, dan sisanya di masjid Zikr Darul, Gharhi Shahu.
Almarhum termasuk Hakim Sheikh Ahmad Munir, Amir (Presiden) dari Jamaah Muslim Ahmadiyah di Lahore, Mayor Jenderal Nasir Ahmad, Presiden Muslim Jamaat Ahmadiyah Model Town; Mr Mahmud Shad, seorang muballigh/murabbi dari Jamaah Muslim Ahmadiyah dan beberapa lainnya adalah pengurus senior.
Agenda anti Islam sedang diusung oleh kuasa-kuasa Barat yang penuh ketakutan terhadap ajaran-ajaran Islam
Pada Februari 2008 sejumlah surat kabar Denmark menerbitkan ulang salah satu dari kartun-kartun yang sangat melukai kaum Muslimin seluruh dunia ketika mulanya terbit dua tahun yang lalu. Selanjutnya, paling sedikit ada tiga surat kabar di Swedia, Belanda dan Spanyol juga menerbitkan ulang kartun itu. Namun tindakan ini merupakan satu wahana lain dalam rangkaian serangan-serangan yang terencana yang tengah dihadapi Islam hadapi dalam masyarakat dewasa ini. Namun demikian Jama’at Muslim Ahmadiyah menyambut baik tanggapan dari orang-orang yang berpikiran adil dan beradab di Denmark dan tempat-tempat lain yang telah mengungkapkan ketidak sukaan dan rasa malu mereka atas provokasi yang sepenuhnya tak adil ini.
Berbicara selama khutbah Jum’at beliau dari London, Imam Jama’at Muslim Ahmadiyah, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad bersabda:
“Tidak dapat dikatakan bahwa setiap orang di Eropa benci kepada Islam. Sungguh di kalangan mereka sendiri banyak yang telah mengungkapkan ketidak sukaan mereka pada provokasi terhadap Islam. Ketika kartun-kartun di Denmark diterbitkan lagi pada akhir-akhir ini, banyak orang non-Muslim bangkit dan menyatakan bahwa pernerbitan kartun seperti itu merupakan bentuk adab yang paling hina. Mereka membuat poin yang sama dengan yang saya buat selama satu khutbah terakhir bahwa apa perlunya mencetak ulang kartun-kartun ketika polisi sudah siap menangkap tiga orang yang dicurigai sedang berencana melawan salah seorang katunis itu?”i
"Dan janganlah kalian memaki apa yang mereka seru selain Allah, maka mereka memaki Allah karena rasa permusuhan, tanpa ilmu. Demikianlah Kami tampakkan indah kepada tiap-tiap umat amalan merekaKemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan." QS. al-An'am (6) : 109
Besok, 20 Mei 2010 dari jam 1:00-23:55, berdasarkan salah satu grup yang dibuat di Facebook, akan diadakan lomba menggambar kartun Nabi Muhammad saw. hal ini adalah upaya orang-orang yang jauh dari ketakwaan untuk menyulut amarah kaum Muslimin. Diharapkan para Muslim di saentero dunia tidak terpancing dengan hal ini, dan berusaha sebisa mungkin melaporkan kegiatan ini kepada Facebook (klik disini) dan klik link 'Laporkan Acara'.
Berdasarkan berita dari vivanews.com, Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan bahwa ia akan mencari data yang memprakarsai penyelenggaraan lomba tersebut. "Saya kira kita bisa protes keras nanti, setelah diketahui datanya, apakah itu diprakarsai oleh perorangan atau kelompok," kata Suryadharma Ali kepada wartawan di Jakarta, Rabu 19 Mei 2010.
Bahkan Pakistan berencana mengeblok Facebook ke negara mereka. "Kami telah memblokir URL dan menginstruksikan penyedia jasa internet untuk memblokirnya," ujar Khurram Mehran dari Dewan Telekomunikasi Pakistan.
Berlin - Sebagian kalangan orang-orang di barat Islamophobia (Trauma terhadap Islam) karena adanya miss conceptions mengenai Islam. Islam yang murni adalah Islam yang cinta terhadap kedamaian.
Ada satu kalangan Islam, yaitu Komunitas Muslim di Witten, Jerman yang mempunyai cara unik untuk membela Islam dan memerangi Islamophobia. Mereka menjual aneka fashion yang kini digandrungi anak muda dengan pesan-pesan damai.
Dikutip dari Washington Times, Disebutkan bahwa jangan kaget saat berjalan-jalan di area publik di Witten, Anda akan menemukan anak muda setempat dengan kaus bertulis "Terrorism has no religion". Atau di belakang kaus perempuan berjilbab bertuliskan "Hijab. My right. My choice. My life."
Fashion yang semula ditujukan untuk komunitas Muslim ini, belakangan juga digandrungi anak muda Witten non-Muslim. Kaus bertulis penegasan Islam yang anti-terorisme lah yang paling laris manis. "Sungguh di luar dugaan," ujar Melih Kesman, sang desainer, seperti dikutip Washington Times.
Jika anda ingin mentautkan situs anda dengan Cinta-Islam agar memperoleh banyak pengunjung, atau hanya sebagai penggemar Cinta-Islam, silakan copy kode dibawah ini:
Kode HTML-nya:
<a href="http://cinta-islam.web.id" target="_blank"> <img src="http://cinta-islam.web.id/images/cinta_islam_bersayap.png" border="0" alt="Banner Cinta Islam Bersayap" title="Banner Cinta Islam Bersayap" width="151" height="61" /></a>
Situs Cinta-Islam ini adalah situs web yang Independen dan tidak mengatasnamakan organisasi manapun.
Tim Cinta-Islam bertanggung jawab penuh atas isi halaman web ini.
Silakan Mengutip isi website ini, dengan menyertakan URL atau alamat sumber artikel yang dikutip. Minimal menyertakan kata "Cinta-Islam.web.id"
Mengenai ketentuan pengutipan ayat Alquran didalam Cinta-Islam --sesuai dengan sabda Yang Mulia, Rasulullah saw-- maka basmalah dihitung sebagai ayat pertama. Selengkapnya, silakan disimak penjelasannya pada artikel Rahasia Basmalah
Terakhir, Kami sangat berterimakasih atas kunjungan dan komentar dari saudara-saudara sekalian.
Jazakumullah ahsanal Jaza, dan terima kasih atas kunjungannya.
Statistik Pengunjung Cinta-Islam
Hari ini
3465
Kemarin
5303
Minggu ini
37873
Minggu Lalu
67155
Bulan ini
193894
Bulan Lalu
107433
Semuanya
1330848
We have: 20 guests, 32 bots online IP Anda: 38.107.191.113 , Hari ini: Jul 30, 2010