|
Allah berfirman dalam Surat Aljumu'ah [62]: 10-11 :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿﴾
فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ []
"Hai orang-orang beriman, apabila kalian diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum'at, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kam u beruntung. "
(Kita semua tahu bahwa kita adalah orang-orang yang beriman, oleh karena itu kita hadir dalam shalat Jum'at kali ini.)
Dalam ayat tersebut Allah memerintahkan agar kita segera hadir dalam undangan-Nya yang begitu spesial di hari Jum'at ini. Mengapa disebutkan bahwa Shalat Jum'at adalah undangan yang spesial dari Allah? Hal ini disebabkan bahwa hari inilah doa-doa meraih tingkat derajat pengabilan yang tinggi.
Rasulullah bersabda:
"Hari-hari terbaik yang didalamnya matahari terbit adalah hari Jum'at. Didalamnya Adam diciptakan, dan pada hari itu dia dimasukkan kedalam Surga dan pada hari itu dia diturunkan, yakni keluar dari Surga. Dan didalamnya terdapat satu saat dimana seorang Muslim, apapun yang ia panjatkan (doa) ke hadirat Allah, maka Allah mengabulkannya." (HR Tirmidzi, Kitaabul Jumu'ah Bab fis-saa'ati 'alati turjaa fii yawmil Jumu'ah)
Nah, dalam hadits tersebut kita mengetahui bahwa kita adalah anak Adam, dan kita seharusnya bercermin dari kesalahan beliau yang masuk kedalam perangkap Syetan sehingga dikeluarkan dari Surga keridhoan-Nya. Oleh karena itu, ingatlah selalu tujuan hidup manusia, seperti yang dijelaskan dalam Alquran Surat Ad Dzariyat ayat 57:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ ﴿﴾
"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku."
Maka, jika akibat kesibukan-kesibukan dan bisnis kita menjadi lalai beribadah pada hari yang khas itu, maka rugilah kita karena tidak bisa menjadi pewaris surga dari Allah Ta'ala.
Tips Agar Kita Tidak Meninggalkan Shalat
Hadhrat Muslih Mau'ud r.a. bersabda:
"... pada saat pekerjaan dunia berlangsung, teruslah melakukan zikir Ilahi"
Mengapa harus Zikir Ilahi? beliau r.a. menjelaskan:
"Lakukan zikir ilahi setiap saat, dan apabilatengah melakukan zikir ilahi dalam hati, maka dampaknya sudah pasti shalat pun akan senantiasa ingat dan akan dilakukan tepat pada waktunya"
Memperbanyak Shalawat
Selain itu, di hari jum'at pun ada perintah untuk bershalawat. Hal ini tertera dalam riwayat bahwa Rasulullah pernah bersabda:
"Hari Jum'at adalah hari terbaik dari hari-hari yang ada, oleh karena itu sampaikan Shalawat kepadaku sebanyak-banyaknya, karena pada hari itu shalawat kalian akan disampaikan kepadaku" (HR Abu Daud kitaabus-sahalaat)
Mengapa harus bershalawat?
Saat ini, agama yang dapat menghubungkan manusia dengan Tuhan-nya adalah agama Islam. Dan saat ini hubungan langsung itu dapat terjadi dalam corak menjadikan Rasulullah sebagai perantara. Barangsiapa yang tidak menyampaikan shalawat kepada beliau saw, maka doa-doanya sulit untuk terkabul.
Ganjaran Bagi yang Meninggalkan Shalat Jum'at
Satu riwayat menyebutkan:
"Dari Abu Ja'ad bahwa Rasulullah bersabda: 'Barangsiapa meninggalkan shalat Jum'at tiga kali berturut-turut maka Allah akan mencap hatinya" (HR Tirmidzi kitaabul Jumu'ah bab maa jaa-a fii tarkiirul jumu'ah)
dalam riwayat lain: "Orang yang meninggalkan Jum'ah dengan sengaja, distempelkan di hati mereka. Dan barangsiapa yang di hatinya dibubuhkan cap, maka dia terus jauh dari agama dan akan tiba saatnya manakala dia pun akan melupakan Tuhan"
Kewajiban dan Pengecualian Melaksanakan Shalat jum'at
Dari Tariq bin Syihab bahwa Nabi saw bersabda:
"Wajib bagi setiap muslim melaksanakan shalat Jum'at dengan berjama'ah, yakni fardu, kecuali:
- Hamba sahaya
- Perempuan
- Anak-anak
- Orang sakit"
Hudhur V atba bersabda:
"Sebagaimana telah saya katakan bahwa perempuan yang mempunyai bayi atau anak-anak kecil, sama sekali tidak perlu melakukan shalat Jum'at. Nabi saw telah memberikan kebebasan, maka ambillah faedah darinya ... Khotbah Jum'ah adalah merupakan bagian dari Shalat Jum'at. Oleh karena itu pada saat khotbah perlu duduk dan diam. terkadang akibat anak-anak berbicara, ibu-bapak mereka menyuruh diam. dan kendati mereka menyuruh diam dengan diam-diam, tapi orang yang duduk disebelahnya tetap saja terganggu, khususnya dari pihak kaum ibu banyak sekali penngaduan-pengaduan yang saya terima"
Hudhur V atba juga bersabda agar ada tempat khusus bagi anak-anak, sebab Rasulullah pernah bersabda:
"Apabila Imam sedang menyampaikan khotbah pada hari Jum'at, lalu kalian berkata, 'diamlah' kepada teman kalian yang sedang berbicara dan duduk di dekat kalian, maka perkataan kalian pun merupakan pekerjaan yang sia-sia" (HR Turmudzi Kitaabul Jumu'ah maa jaa-a fii karohiyatil-kalaamu wal-imaamu yakhtubu)
Jadi solusi untuk hal ini adalah dengan memberikan isyarat kepada orang-orang yang sedang berbicara agar mereka diam []
Shalat Jum'at
Allah berfirman dalam Surat Aljumu'ah [62]: 10-11 :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿﴾ فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ [] "Hai orang-orang beriman, apabila kalian diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum'at, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung. "
Kita semua tahu bahwa kita adalah orang-orang yang beriman, oleh karena itu kita hadir dalam shalat Jum'at kali ini.
Dalam ayat tersebut Allah memerintahkan agar kita segera hadir dalam undangan-Nya yang begitu spesial di hari Jum'at ini. Mengapa disebutkan bahwa Shalat Jum'at adalah undangan yang spesial dari Allah? Hal ini disebabkan bahwa hari inilah doa-doa meraih tingkat derajat pengabilan yang tinggi.
Rasulullah bersabda: "Hari-hari terbaik yang didalamnya matahari terbit adalah hari Jum'at. Didalamnya Adam diciptakan, dan pada hari itu dia dimasukkan kedalam Surga dan pada hari itu dia diturunkan, yakni keluar dari Surga. Dan didalamnya terdapat satu saat dimana seorang Muslim, apapun yang ia panjatkan (doa) ke hadirat Allah, maka Allah mengabulkannya." (HR Tirmidzi, Kitaabul Jumu'ah Bab fis-saa'ati 'alati turjaa fii yawmil Jumu'ah)
Nah, dalam hadits tersebut kita mengetahui bahwa kita adalah anak Adam, dan kita seharusnya bercermin dari kesalahan beliau yang masuk kedalam perangkap Syetan sehingga dikeluarkan dari Surga keridhoan-Nya. Oleh karena itu, ingatlah selalu tujuan hidup manusia, seperti yang dijelaskan dalam Alquran Surat Ad Dzariyat ayat 57:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ ﴿﴾
"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku."
Maka, jika akibat kesibukan-kesibukan dan bisnis kita menjadi lalai beribadah pada hari yang khas itu, maka rugilah kita karena tidak bisa menjadi pewaris surga dari Allah Ta'ala.
Tips Agar Kita Tidak Meninggalkan Shalat Hadhrat Muslih Mau'ud r.a. bersabda: "... pada saat pekerjaan dunia berlangsung, teruslah melakukan zikir Ilahi" Mengapa harus Zikir Ilahi? beliau r.a. menjelaskan: "Lakukan zikir ilahi setiap saat, dan apabilatengah melakukan zikir ilahi dalam hati, maka dampaknya sudah pasti shalat pun akan senantiasa ingat dan akan dilakukan tepat pada waktunya"
Memperbanyak Shalawat Selain itu, di hari jum'at pun ada perintah untuk bershalawat. Hal ini tertera dalam riwayat bahwa Rasulullah pernah bersabda: "Hari Jum'at adalah hari terbaik dari hari-hari yang ada, oleh karena itu sampaikan Shalawat kepadaku sebanyak-banyaknya, karena pada hari itu shalawat kalian akan disampaikan kepadaku" (HR Abu Daud kitaabus-sahalaat)
Mengapa harus bershalawat? saat ini, agama yang dapat menghubungkan manusia dengan Tuhan-nya adalah agama Islam. Dan saat ini hubungan langsung itu dapat terjadi dalam corak menjadikan Rasulullah sebagai perantara. Barangsiapa yang tidak menyampaikan shalawat kepada beliau saw, maka doa-doanya sulit untuk terkabul.
Ganjaran Bagi yang Meninggalkan Shalat Jum'at Satu riwayat menyebutkan: "Dari Abu Ja'ad bahwa Rasulullah bersabda: 'Barangsiapa meninggalkan shalat Jum'at tiga kali berturut-turut maka Allah akan mencap hatinya" (HR Tirmidzi kitaabul Jumu'ah bab maa jaa-a fii tarkiirul jumu'ah)
dalam riwayat lain: "Orang yang meninggalkan Jum'ah dengan sengaja, distempelkan di hati mereka. Dan barangsiapa yang di hatinya dibubuhkan cap, maka dia terus jauh dari agama dan akan tiba saatnya manakala dia pun akan melupakan Tuhan"
Kewajiban dan Pengecualian Melaksanakan Shalat jum'at Dari Tariq bin Syihab bahwa Nabi saw bersabda: "Wajib bagi setiap muslim melaksanakan shalat Jum'at dengan berjama'ah, yakni fardu, kecuali: • Hamba sahaya • Perempuan • Anak-anak • Orang sakit" Hudhur V atba bersabda: "Sebagaimana telah saya katakan bahwa perempuan yang mempunyai bayi atau anak-anak kecil, sama sekali tidak perlu melakukan shalat Jum'at. Nabi saw telah memberikan kebebasan, maka ambillah faedah darinya ... Khotbah Jum'ah adalah merupakan bagian dari Shalat Jum'at. Oleh karena itu pada saat khotbah perlu duduk dan diam. terkadang akibat anak-anak berbicara, ibu-bapak mereka menyuruh diam. dan kendati mereka menyuruh diam dengan diam-diam, tapi orang yang duduk disebelahnya tetap saja terganggu, khususnya dari pihak kaum ibu banyak sekali penngaduan-pengaduan yang saya terima"
Hudhur V atba juga bersabda agar ada tempat khusus bagi anak-anak, sebab Rasulullah pernah bersabda: "Apabila Imam sedang menyampaikan khotbah pada hari Jum'at, lalu kalian berkata, 'diamlah' kepada teman kalian yang sedang berbicara dan duduk di dekat kalian, maka perkataan kalian pun merupakan pekerjaan yang sia-sia" (HR Turmudzi Kitaabul Jumu'ah maa jaa-a fii karohiyatil-kalaamu wal-imaamu yakhtubu)
Jadi solusi untuk hal ini adalah dengan memberikan isyarat kepada orang-orang yang sedang berbicara agar mereka diam []Shalat Jum'at
Allah berfirman dalam Surat Aljumu'ah [62]: 10-11 :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿﴾ فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ [] "Hai orang-orang beriman, apabila kalian diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum'at, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung. "
Kita semua tahu bahwa kita adalah orang-orang yang beriman, oleh karena itu kita hadir dalam shalat Jum'at kali ini.
Dalam ayat tersebut Allah memerintahkan agar kita segera hadir dalam undangan-Nya yang begitu spesial di hari Jum'at ini. Mengapa disebutkan bahwa Shalat Jum'at adalah undangan yang spesial dari Allah? Hal ini disebabkan bahwa hari inilah doa-doa meraih tingkat derajat pengabilan yang tinggi.
Rasulullah bersabda: "Hari-hari terbaik yang didalamnya matahari terbit adalah hari Jum'at. Didalamnya Adam diciptakan, dan pada hari itu dia dimasukkan kedalam Surga dan pada hari itu dia diturunkan, yakni keluar dari Surga. Dan didalamnya terdapat satu saat dimana seorang Muslim, apapun yang ia panjatkan (doa) ke hadirat Allah, maka Allah mengabulkannya." (HR Tirmidzi, Kitaabul Jumu'ah Bab fis-saa'ati 'alati turjaa fii yawmil Jumu'ah)
Nah, dalam hadits tersebut kita mengetahui bahwa kita adalah anak Adam, dan kita seharusnya bercermin dari kesalahan beliau yang masuk kedalam perangkap Syetan sehingga dikeluarkan dari Surga keridhoan-Nya. Oleh karena itu, ingatlah selalu tujuan hidup manusia, seperti yang dijelaskan dalam Alquran Surat Ad Dzariyat ayat 57:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ ﴿﴾
"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku."
Maka, jika akibat kesibukan-kesibukan dan bisnis kita menjadi lalai beribadah pada hari yang khas itu, maka rugilah kita karena tidak bisa menjadi pewaris surga dari Allah Ta'ala.
Tips Agar Kita Tidak Meninggalkan Shalat Hadhrat Muslih Mau'ud r.a. bersabda: "... pada saat pekerjaan dunia berlangsung, teruslah melakukan zikir Ilahi" Mengapa harus Zikir Ilahi? beliau r.a. menjelaskan: "Lakukan zikir ilahi setiap saat, dan apabilatengah melakukan zikir ilahi dalam hati, maka dampaknya sudah pasti shalat pun akan senantiasa ingat dan akan dilakukan tepat pada waktunya"
Memperbanyak Shalawat Selain itu, di hari jum'at pun ada perintah untuk bershalawat. Hal ini tertera dalam riwayat bahwa Rasulullah pernah bersabda: "Hari Jum'at adalah hari terbaik dari hari-hari yang ada, oleh karena itu sampaikan Shalawat kepadaku sebanyak-banyaknya, karena pada hari itu shalawat kalian akan disampaikan kepadaku" (HR Abu Daud kitaabus-sahalaat)
Mengapa harus bershalawat? saat ini, agama yang dapat menghubungkan manusia dengan Tuhan-nya adalah agama Islam. Dan saat ini hubungan langsung itu dapat terjadi dalam corak menjadikan Rasulullah sebagai perantara. Barangsiapa yang tidak menyampaikan shalawat kepada beliau saw, maka doa-doanya sulit untuk terkabul.
Ganjaran Bagi yang Meninggalkan Shalat Jum'at Satu riwayat menyebutkan: "Dari Abu Ja'ad bahwa Rasulullah bersabda: 'Barangsiapa meninggalkan shalat Jum'at tiga kali berturut-turut maka Allah akan mencap hatinya" (HR Tirmidzi kitaabul Jumu'ah bab maa jaa-a fii tarkiirul jumu'ah)
dalam riwayat lain: "Orang yang meninggalkan Jum'ah dengan sengaja, distempelkan di hati mereka. Dan barangsiapa yang di hatinya dibubuhkan cap, maka dia terus jauh dari agama dan akan tiba saatnya manakala dia pun akan melupakan Tuhan"
Kewajiban dan Pengecualian Melaksanakan Shalat jum'at Dari Tariq bin Syihab bahwa Nabi saw bersabda: "Wajib bagi setiap muslim melaksanakan shalat Jum'at dengan berjama'ah, yakni fardu, kecuali: • Hamba sahaya • Perempuan • Anak-anak • Orang sakit" Hudhur V atba bersabda: "Sebagaimana telah saya katakan bahwa perempuan yang mempunyai bayi atau anak-anak kecil, sama sekali tidak perlu melakukan shalat Jum'at. Nabi saw telah memberikan kebebasan, maka ambillah faedah darinya ... Khotbah Jum'ah adalah merupakan bagian dari Shalat Jum'at. Oleh karena itu pada saat khotbah perlu duduk dan diam. terkadang akibat anak-anak berbicara, ibu-bapak mereka menyuruh diam. dan kendati mereka menyuruh diam dengan diam-diam, tapi orang yang duduk disebelahnya tetap saja terganggu, khususnya dari pihak kaum ibu banyak sekali penngaduan-pengaduan yang saya terima"
Hudhur V atba juga bersabda agar ada tempat khusus bagi anak-anak, sebab Rasulullah pernah bersabda: "Apabila Imam sedang menyampaikan khotbah pada hari Jum'at, lalu kalian berkata, 'diamlah' kepada teman kalian yang sedang berbicara dan duduk di dekat kalian, maka perkataan kalian pun merupakan pekerjaan yang sia-sia" (HR Turmudzi Kitaabul Jumu'ah maa jaa-a fii karohiyatil-kalaamu wal-imaamu yakhtubu)
Jadi solusi untuk hal ini adalah dengan memberikan isyarat kepada orang-orang yang sedang berbicara agar mereka diam []
|
Wah Terimakasih banyak atas tulisan anda